Aku Bahagia Menyayangimu

Entah sampai kapan ku bisa bertahan
menjaga seutuhnya kasih sayangku
meski dia bukan milikku,aku bahagia..
Meski aku tak sesempurna seperti yang dia minta
aku tetap bertahan

dimanapun aku menatap dunia
yang terbayang hanya senyum terindahnya
bahkan saat aku tak bisa lagi menatap dunia
kuharap aku bisa merasakan hangat canda tawanya

selamanya aku menunggu
hingga dia menyadari akan kasih tulusku
READ MORE - Aku Bahagia Menyayangimu

RINDU PADA BULAN BINTANG

mengapa awan tidak mau pergi?
mengapa hujan turun lagi malam ini?

harusnya malam ini bintang-bintang terlihat terang
harusnya malam ini bertabur cahaya

mengapa bulan bersembunyi?
mengapa bulan tidak nampak malam ini?

haruskah saya salahkan sang awan?
haruskan saya salahkan hujan?

tidak! kamu salah!

rembulan dan bintang masih ada disana
dan akan kembali memberikan sinarnya
waktulah yang mengatur mereka!

wahai sang waktu…
kembalikan bintang dan bulan itu ke dalam hati ini

READ MORE - RINDU PADA BULAN BINTANG

Puisi Untuk Teman

Teman,
Kala diriku terjerat di penjara cinta
Kala hatiku dibaluti kesayuan rindu
Kala sepi berlabuh di dasar kalbu
Kala irama syahdu menemani diri mengisi waktu
Kala menanti kepastian sejuta persoalan
Kau hadir membelai luka
Bingkisan kata menari dihujung jemari
Seakan mengerti bisikan hati.

Teman,
Hari berganti hari
Masa berlalu memakan waktu
Kemesraan tersimpul rapi dilayari rindu
Menanti malam menjemput siang
Agar ikatan keikhlasan mengupas persahabatan.

Teman,
Bunga yang dimiliki orang
Ditaburi warna kekusaman
Begitulah jua..
Suramnya wajah keperempuananku
Walau berseri disebalik topeng kedukaanJ
iwa meruntun merayu ketenangan
Bertamu disudut kehidupan
Lipatan rahsia kau kailkan
Lalu terapung tanpa jawapan
Murni jiwamu yang menyentuh perasaan
Keikhlasanmu yang merawat kesedihan
Ingin menyemai nostalgia silam
Agar ikatan membuihkan kemesraan.

Teman,
Tanpa kusedar dan tanpa kuduga
Dirimu menanam pohonan cinta
Sedang diriku sudah berpunya
Walau diri diselimuti sengsara
Kini..
Susunan bicara berbaur cinta
Mengungkap istilah sebenarnya
Antara setia dan airmata.

Teman,
Sepi, resah dan duka
Itulah rencah kekosongan hidupku
Tatkala bicaramu sirna di mataku
Senyum dan tawa
Menguntum tanda gembira
Tatkala rancak berbicara
Justeru diriku..
Menyingkap tirai bicara.

Teman,
Andainya puisi ini kau fahami
Andainya jeritan hatiku kau selami
Andainya impianku bisa kau penuhi
Kau tidak berlari mengejar mimpi
Menghitung hari menanti realiti.

READ MORE - Puisi Untuk Teman

Untukmu Ibu

Ibu...
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa

Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam

Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian

Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku

Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu

Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku

Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga

Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas

Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu
READ MORE - Untukmu Ibu

JAWABKU

aku pun begitu..
rindu akan dirimu....
ingin saja ku kembali ke masa lalu
namun apa daya ,ku tak bisa mengundur waktu

dulu..., aku tak tahu..
aku tak mampu membaca binar matamu.
aku tak faham akan gerak tubuh mu..

dulu..., aku masih remaja..
aku tak tau apa itu artinya cinta
andai ku tau kau sesetia putri sinta
tentu nya ramayana tak kan mengembara

kini...ku tlah dewasa..
tiada lagi cinta yang pura pura..

maaf kan aku....
ku terlanjur mencintai nya..
ku terlalu sayang pada nya.
tlah ku ucap juga sumpah setia
bahwa aku akan mencintai nya tanpa ada batas masa

ingin ku menjerit...
ingin ku menangis....
aku tak pernah meminta dia hadir dalam hidupku
namun apa daya ku takdir sudah menentu
aku dan dia tlah menyatu..
satu ikatan yang tak kan terlepas
sulaman rindu yang terus menggebu

aku sayang padamu masih seperti dulu...namun, aku tak mampu. aku tlah terlanjur jatuh cinta padanya. aku juga sangat menyayangi nya.
aku tak tau kenapa itu terjadi...
aku tak mampu mencari jawaban nya..
yang aku tau aku sangat mencintai nya.
READ MORE - JAWABKU

MALAM MINGGU YANG SEPI

malam miggu yang kelabu
ku makin teringat masa lalu
ku jemput kau di rumahmu
dengan senyuman muda di wajah mu

ah......, masa lalu..
andai dapat ku undur kan waktu
tidak akan ku lepas tangan mu
tidak akan ku biarkan kau berkelana ke negri melayu

kau tinggal daku terpaku..
membisu..
hanya gambar mu usang pelipur rindu.....

ku sapu selalu....
ku pajangkan disudut waktu...
senyum manis mu itu..
kan terus dalam ingatan ku...

biar pun seribu gadis tlah mengisi hati ku
namun cuma wajah mu yang aku mau...
ku tetap merindui mu..
walaupun kamu terus membisu....
READ MORE - MALAM MINGGU YANG SEPI